Apa
Warna Asli Rambut Manusia ?
Warna asli rambut manusia sebenarnya adalah putih. Pigmen warna yang
terdapat pada folikel rambutlah yang menyebabkan rambut menjadi berwarna hitam,
pirang atau kemerah-merahan ketika masih usia muda.
Tetapi jika usia seseorang mulai meningkat, sel-sel pigmen mulai mati,
sehingga warna asli rambut akan muncul. Maka rambut akan memutih dan kita kenal
sebagai “uban“.
Proses pemutihan rambut ini terjadi dalam waktu yang lama yaitu antara 10
tahun sampai dengan 20 tahun.
Dari mana asal usul sedotan
?
Konon, sekitar lima ribuan tahun yang lalu, orang Sumeria mencoba rumput
jerami yang seperti pipa kecil, untuk digunakan sebagai sedotan. sayangnya sedotan
dari rumput ini menyusahkan juga. Sedotan tersebut sering menyisakan rasa
rumput dengan bau yang tidak enak dan mengganggu lidah saat menyeruput minuman.
Suatu saat di musim panas tahun 1888, Marvin Stone memerhatikan orang-orang
yang menyedot minuman dengan menggunakan rumput buluh, tidak perlu menyentuh
gelas. Ia menggulung selembar kertas, lalu di lem di pinggirannya sehingga
gulungan itu mirip pipa kecil. Gulungan kertas itu dicelupkan ke dalam parafin
agar kuat terhadap air. Itulah cikal bakal sedotan yang kita kenal sekarang.
Marvin terus menyempurnakan sedotan buatannya dan menciptakan mesin pembuat
sedotan. Ia juga membuat ketetapan bahwa panjang sedotan idealnya 8,5 inchi
dengan garis tengah sedikit lebih kecil dari biji jeruk.
Sedotan mengalami perkembangan tahun 1930-an Joseph B. Friedman dari San
Fransisco, Amerika Serikat, membuat sedotan yang dapat ditekuk. Akhirnya
sedotan banyak modelnya seperti yang sekarang sering kita pakai. Ada yang
lubang besar, kecil, bisa ditekuk dan lain-lain.
Penemu Indonesia?
Yang dimaksud dengan Indonesia
adalah sebuah Negara yang terletak antara benua Asia dan Australia, yang secara
geografis adalah Negara yang terletak antara 95°-141° Bujur Timur, dan 6°
Lintang Utara sampai 11 Lintang Selatan.
Dari kajian sejarah, nama
Indonesia ditemukan oleh James
Richardson Logan dan George Samuel
Windson Earl. Earl mengusulkan nama Indonesia dalam tulisannya “Journal Of The Indian Archipelago and Eastern Asia” volume IV tahun 1850. Earl punya
dua calon nama yaitu Indunesia atau Malayunesia.
Dia sendiri memilih nama Malayunesia karena nama ini sangat tepat untuk ras
Melayu, sementara cakupan Indunesia terlalu luas. Tapi Logan punya pendapat
berbeda. Ia lebih senang memakai nama Indunesia, sebab nama itu lebih sinonim
untuk Indian Island atau Indian Archipalego. Dalam perjalanan huruf “U” diganti
huruf “O”, sehingga menjadi Indonesia.
Orang yang mempopulerkan nama
Indonesia kemudian adalah Adolf Bastian.
Ia seorang Jerman yang ahli dalam Etnologi. Ia menggunakan nama tersebut pada
tahun 1884 dalam karangan ilmiahnya yang berjudul “Indonesien
Oder Die Inseln Des Malayischen Archipels”. Sejak itu nama
Indonesia makin populer digunakan untuk menyebut wilayah yang juga disebut
sebagai Hindia Belanda.
http://gunadarma.ac.id/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar